Cerita AKP Rosana Tentang Suasana Mencekam Saat Gerebek Penyelundup 1 Ton Sabu

 Nasional

DEPOK, – AKP Rosana Albertina Labobar, Polwan anggota Tim Satgas Merah Putih yg ikut serta menggagalkan upaya penyelundupan 1 ton sabu dari China di Anyer, menceritakan kisahnya ketika terlibat dalam operasi yg digelar pada Kamis (13/7/2017) dinihari itu.

Salah sesuatu yg diceritakannya adalah mengenai keadaan dermaga eks Hotel Mandalika di Jalan Anyer Raya, Serang, Banten.

Bangunan Hotel Mandalika diketahui telah bertahun-tahun tak digunakan. Kondisi itu membuat bangunan hotel beserta lingkungan sekitarnya sepi, termasuk di dermaganya sendiri.

Saat pengggerebekan Kamis 13 Juli lalu, Rosana menyebut keadaan area dermaga sangat gelap dan sepi. Dia bahkan mengaku sempat milik kekhawatiran mulai menemui mahluk halus di lokasi tersebut.

“Gelapnya bayangin gelap gulita, enggak ada orang enggak ada apa. Kaget enggak tiba-tiba muncul apa. Kalau manusia sih gue enggak takut, kalau setan?” ujar Rosana ketika ditemui di Mapolresta Depok, Jumat (14/7/2017).

(Baca juga: Cerita Polwan Tiarap Berjam-jam Mengintai Penyelundupan 1 Ton Sabu dari China)

Perempuan yg akrab disapa Ocha ini menuturkan, kekhawatirannya itu bukan tanpa alasan. Karena sebelumnya dia sempat mendengar cerita-cerita mistis tentang dermaga eks Hotel Mandalika itu.

“Ada foto yg ada penampakan orang di belakangnya,” ujar Ocha.

Menurut Ocha, dermaga eks Hotel Mandalika yaitu area tertutup yg dijaga oleh petugas keamanan. Namun tempat itu diketahui yaitu lokasi favorit para pemancing.

Ocha menyebutkan, biasanya petugas cuma memperbolehkan masuk orang yg membawa alat pancing.

(Baca juga: Kapolri Puji Anak Buahnya karena Gagalkan Penyelundupan Sabu 1 Ton)

Saat penggerebekan yg lalu, Ocha mengaku memang tak membawa alat pancing. Namun kepada petugas yg berjaga, ia mengaku sedang ingin mencari pamannya. Ocha mengaku ketika itu sengaja tak mengaku dari kepolisian buat mencegah kebocoran informasi.

“Saya bersikeras masuk. Dia (petugas) nanya ngapain masuk. Saya bilang kalau aku mau nyari om saya, dia pergi dari pagi, katanya dia mancing. Jadi aku mau nyari om saya,” ujar Ocha menirukannya ucapannya ketika itu ke petugas keamanan dermaga.

Sebelumnya, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan, Lin Ming Hui, pengendali sabu 1 ton yang berasal China ke Indonesia, sempat hendak menabrak anggota polisi yg membekuknya.

“Yang bersangkutan membawa mobil, dulu hendak segera menabrakkan mobilnya kepada anggota, hadap-hadapan,” ujar Nico di Mapolda Metro Jaya, Jumat (14/7/2017).

(Baca juga: Pengendali Sabu 1 Ton Sempat Ingin Tabrak Polisi dengan Mobilnya)

Nico menambahkan, anggotanya telah memberikan tembakan peringatan kepada pria yang berasal Taiwan tersebut. Namun, dia malah semakin menekan pedal gas mobilnya.

“Lalu yg bersangkutan akhirnya ditindak tegas dan luka-luka. Kami bawa ke rumah sakit namun meninggal di perjalanan,” kata Nico.

Mobil yg dikendarai Lin telah dibawa polisi ke Mapolda Metro Jaya. Mobil berjenis Toyota Innova warna silver tersebut dibawa buat dijadikan barang bukti.

 

TV Polda Metro Jaya Sita 1 Ton Sabu, 4 WNA Ditangkap

Sumber: http://megapolitan.kompas.com

Terima kasih sudah membaca berita Cerita AKP Rosana tentang Suasana Mencekam Saat Gerebek Penyelundup 1 Ton Sabu. Silahkan Bagikan berita ini. Baca juga berita lain tentang Nasional lainnya.

Related Posts

Comments are closed.