Sejak Januari 2017, 4.863 TKI Ilegal Dideportasi Dari Malaysia

 Nasional

JAKARTA, – Sebanyak 4.863 tenaga kerja Indonesia ilegal dideportasi dari Malaysia sejak Januari 2017. Sementara itu, selama Juli 2017, sebanyak 611 TKI ilegal yg dideportasi Pemerintah Malaysia melalui Pelabuhan Pasir Gudang Johor Bahru Malaysia.

Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Agung Sampurno mengatakan, umumnya pelanggaran imigrasi yg dikerjakan yakni menyalahgunakan izin tinggal dan tak memiliki izin tinggal.

“Tidak memiliki paspor, masuk tak melalui pintu resmi, dan sebagainya,” ujar Agung melalui informasi tertulis, Kamis (13/7/2017).

Sebelum dideportasi, para TKI tersebut ditahan di sejumlah penjara, merupakan penjara Pekan Nenas Johor, penjara Tanah Merah Kelantan, penjara KLIA Sepang dan penjara Ajil Terengganu.

Agung mengatakan, pada 6 Juli, Malaysia mendeportasi 322 TKI ilegal dari Penjara Pekan Nenas, Johor, dengan rincian 271 orang laki-laki, 47 orang perempuan, dan empat orang anak laki-laki.

Kemudian, pada 11 Juli 2017, terdapat 288 TKI ilegal yg dideportasi dengan rincian 67 orang dari Penjara Tanah Merah di Kelantan, 67 orang dari Penjara Ajil di Terengganu, dan 94 orang dari Penjara KLIA di Sepang.

Agung mengatakan, Imigrasi melakukan sejumlah upaya buat mengurangi TKI ilegal di Malaysia.

“Melakukan seleksi yg ketat kepada CTKI yg mulai mengajukan permohonan paspor di Kantor Imigrasi, dengan melakukan penundaan pemberian paspor,” kata Agung.

Kemudian, Ditjen Imigrasi mulai bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) terkait rekomendasi kerja buat calon TKI yg mulai mengajukan permohonan paspor.

Caranya dengan meminta surat rekomendasi yg diterbitkan oleh instansi terkait sebagai persyaratan tambahan.

Selain itu, Ditjen Imigrasi juga bekerja dengan insransi prnegak hukum terkait adanya calon TKI nonprosedural.

“Mereka coba mengelabui petugas Imigrasi dengan memalsukan identitas dan data diri pada ketika pembuatan paspor, dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan,” kata Agung.

Selain itu, Imigrasi juga mulai memperketat pengawasan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) dengan melakukan penundaan keberangkatan.

(Baca juga: Menaker Minta Malaysia Perlakukan TKI Ilegal secara Manusiawi)

Data para TKI ilegal juga mulai dimasukkan ke dalam database keimigrasian oleh para Atase Imigrasi yg ditugaskan di perwakilan RI di luar negeri. Upaya tersebut, kata Agung, dikerjakan dalam rangka memberikan kepastian dan perlindungan hukum.

“Sehingga para TKI yg bekerja dan keluarga yg ditinggalkan mulai merasa aman, baik pada ketika keberangkatan, berada di luar negeri dan kembali ke tanah air dengan selamat,” kata Agung.

(Baca juga: Ratusan TKI Ilegal Ditangkap Malaysia, Indonesia Kirim Nota Diplomatik)

TV Malaysia Razia Ribuan Pekerja Ilegal

Sumber: http://nasional.kompas.com

Anda sudah membaca berita Sejak Januari 2017, 4.863 TKI Ilegal Dideportasi dari Malaysia. Silahkan Komentar dibawah. Baca juga berita lain tentang Nasional lainnya.

Related Posts

Comments are closed.