Terdakwa E-KTP Menangis Saat Sampaikan Permohonan Maaf Kepada Keluarga

 Nasional

JAKARTA, – Mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Sugiharto, menangis ketika membacakan nota pembelaan sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (12/7/2017).

Terdakwa dalam perkara korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) tersebut tidak kuat menahan tangis ketika mengatakan permohonan maaf kepada keluarganya.

Sugiharto merasa segala anggota keluarganya harus menanggung malu akibat perbuatannya.

“Terima kasih atas dukungan moril yg diberikan oleh keluarga saya, terutama istri dan anak-anak saya. Saya memohon maaf, karena aku yg melakukan, tetapi keluarga harus menanggung malu,” ujar Irman ketika membacakan pleidoi pribadi.

(Baca juga: Terdakwa Kasus E-KTP Sakit Jelang Sidang Pembelaan)

Dalam pembelaannya, Sugiharto juga mengatakan permohonan maaf kepada pemerintah dan masyarakat. Permohonan maaf juga ditujukan kepada jajaran Kementerian Dalam Negeri yg ikut bersusah payah menyukseskan program e-KTP.

Sugiharto meminta majelis hakim memberikan putusan yg seadil-adilnya. Kepada hakim, Sugiharto menyampaikan bahwa ia tak pernah berniat sedikit pun buat melakukan korupsi dan menggagalkan proyek e-KTP.

“Dengan penuh kesadaran dan penyesalan mendalam, aku mengatakan permohonan pada majelis hakim. Semua keputusan dalam bentuk apa pun mulai aku terima dengan lapang dada,” kata Sugiharto.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Terima kasih telah membaca berita Terdakwa E-KTP Menangis Saat Sampaikan Permohonan Maaf kepada Keluarga. Silahkan Komentar dibawah. Baca juga berita lain tentang Nasional lainnya.

Related Posts

Comments are closed.