Soal Kenaikan Tunjangan Anggota DPRD, Lulung Sebut Jakarta Ketinggalan

 Nasional

JAKARTA, – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham ” Lulung” Lunggana menyebut kenaikan tunjangan anggota dewan perwakilan rakyat daerah yaitu sebuah kewajiban yg harus dilaksanakan sesegera mungkin.

Kenaikan tunjangan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administrasi Anggota dan Pimpinan DPRD.

“Memang ada perintah undang-undang buat membuat perda (peraturan daerah), paling lama tiga bulan. Jakarta itu paling telat, daerah yang lain sudah,” kata Lulung ketika ditemui di Wihara Dharma Bhakti, Jakarta Barat, Rabu (12/7/2017).

Lulung menjelaskan, amanat melaksanakan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 sebagai hal yg krusial.

Baca: DPRD DKI: Kenaikan Tunjangan Tidak Perlu Diperdebatkan

Jakarta sebagai Ibu Kota negara diharapkan mampu sesegera mungkin mengejar ketertinggalan itu, sehingga segala elemen dalam pemerintahan dapat berjalan sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik juga sudah menyampaikan, pihaknya mulai maraton mengejar meeting paripurna sebagai tahapan sebelum mengesahkan peraturan daerah tentang kenaikan tunjangan anggota dewan.

Dia turut menargetkan, waktu yg dimiliki buat membahas rancangan peraturan daerah itu maksimal sampai 2 September 2017, sehingga kemungkinan mulai ada lebih dari sesuatu meeting paripurna dalam sehari.

Baca: Kejar Pengesahan Raperda Kenaikan Tunjangan, DPRD DKI Akan Maraton Sidang Paripurna

Peraturan Pemerintah tersebut harus diturunkan dalam bentuk peraturan daerah dalam waktu tiga bulan setelah Peraturan Pemerintah keluar. Jika tak ada perdanya, maka Pemprov DKI Jakarta tak mampu menerapkan PP tersebut.

TV Djarot meminta segala pimpinan mengawasi kedisiplinan pegawai, terutama kehadiran di hari pertama kerja.

Sumber: http://megapolitan.kompas.com

Anda telah membaca berita Soal Kenaikan Tunjangan Anggota DPRD, Lulung Sebut Jakarta Ketinggalan. Silahkan Bagikan berita ini. Baca juga berita lain tentang Nasional lainnya.

Related Posts

Comments are closed.