Satu Terdakwa Kasus E-KTP Dirawat Di RSPAD

 Nasional

JAKARTA, – Salah sesuatu terdakwa dalam persidangan perkara korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Irman, sakit dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Irman sakit sejak empat hari sebelum menjalani sidang dengan agenda pembelaan terdakwa.

“Terdakwa sesuatu sejak hari Kamis mengalami sakit dan membutuhkan rawat inap di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD),” ujar jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wawan Yunarwanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (10/7/2017).

Menurut Wawan, setelah memeriksa kesehatan Irman, dokter merekomendasikan buat dikerjakan rawat inap. Irman didiagnosis mengalami muntaber dan penyakit lambung.

(Baca: Beralasan Sakit, Setya Novanto Batal Diperiksa KPK Terkait Kasus E-KTP)

Menurut Wawan, hingga ketika ini belum ada informasi dokter yg mengizinkan Irman bagi hadir di persidangan. Rencananya, siang ini dokter mulai mengatakan informasi resmi tentang apa yg dialami Irman.

Sedianya, Irman dan terdakwa lainnya, mantan Direktur Pengelola Informasi Ditjen Dukcapil Kemendagri, Sugiharto, mulai mengatakan nota pembelaan sebagai terdakwa dalam perkara dugaan korupsi pengadaan e-KTP.

Irman dan Sugiharto, masing-masing dituntut 7  tahun dan 5 tahun penjara oleh jaksa KPK.

Selain itu, kedua terdakwa juga dituntut membayar denda. Irman dituntut membayar denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan, sementara Sugiharto dituntut membayar denda Rp 400 juta subsider 6 bulan kurungan.

(Baca: KPK: Fahri Hamzah Sebaiknya Hormati Sidang E-KTP daripada Cuma Beropini)

Menurut jaksa, kedua terdakwa terlibat dalam pemberian suap terkait proses penganggaran proyek e-KTP di Dewan Perwakilan Rakyat RI, bagi tahun anggaran 2011-2013. Selain itu, keduanya terlibat dalam mengarahkan dan memenangkan perusahaan tertentu buat menjadi pelaksana proyek pengadaan e-KTP.

Dalam surat tuntutan jaksa, Irman diperkaya sebesar 573.700 dollar AS, Rp 2,9 miliar dan 6.000 dollar Singapura. Sementara, Sugiharto diperkaya sebesar 450.000 dollar AS dan Rp 460 juta.

Kedua terdakwa juga diyakini ikut memperkaya orang yang lain dan korporasi.

TV KPK Periksa Mantan Anggota Komisi II DPR

Sumber: http://nasional.kompas.com

Terima kasih sudah membaca berita Satu Terdakwa Kasus E-KTP Dirawat di RSPAD. Silahkan Komentar dibawah. Baca juga berita lain tentang Nasional lainnya.

Related Posts

Comments are closed.