Mantan Anggota DPR Taufiq Effendi Bantah Ikut Pertemuan Bahas Proyek E-KTP

 Nasional

JAKARTA, – Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI periode 2009-2013 Taufiq Effendi membantah ikut meeting yg membahas tentang proyek e-KTP. Hal tersebut disampaikan Taufiq usai diperiksa sebagai saksi buat Andi Agustinus alias Andi Narogong, pengusaha pelaksana proyek e-KTP yg menjadi tersangka perkara ini.

“Ternyata aku tak pernah tiba di rapat itu, karena aku tak ada. Tidak ikut rapat itu,” kata Taufiq, di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Kuningan, Jakarta, Senin (10/7/2017).

Dalam surat dakwaan Jaksa KPK, Taufiq disebut ikut pada meeting yg disebut berlangsung pada Mei 2010, sebelum meeting dengar pendapat (RDP) antara Kementerian Dalam Negeri dan Komisi II DPR.

(Baca: KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Setya Novanto pada Kasus E-KTP)

Pertemuan itu dihadiri sejumlah orang. Di antaranya Diah Anggraini, Mendagri Gamawan Fauzi, dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat seperti Chaeruman Harahap, Taufik Efendi, Ganjar Pranowo, Ignatius Mulyono, Mustoko Weni, Arief Wibowo, mantan Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin dan pengusaha Andi Narogong.

Pertemuan tersebut membahas mengenai pembangunan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dan pemberian NIK secara nasional serta pembicaraan pendahuluan Rencana Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) TA 2011.

Dalam kesempatan itu, Mustoko Weni mengatakan bahwa yg mulai mengerjakan proyek KTP elektronik adalah Andi Narogong.

(Baca: Soal Kemungkinan Tersangka Baru E-KTP, Ketua KPK Bilang “Tunggu Gegap Gempitanya”)

Selain itu, Mustoko juga memberikan garansi bahwa Andi Narogong mulai memberikan sejumlah fee kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan dua pejabat di Kemendagri. Dia mengakui, hal tersebut menjadi salah sesuatu pertanyaan penyidik KPK yg memeriksa dirinya hari ini. Dia mengatakan ke penyidik tak ada rapat tersebut.

“Apa betul ada rapat itu, tidak,” ujar Taufiq.

Taufiq juga membantah dia menerima aliran dana proyek e-KTP. Dia juga mengaku tidak mengenal Andi Narogong.

(Baca: Disebut Tolak Uang E-KTP karena Jumlahya Sedikit, Ini Tanggapan Ganjar Pranowo)

“Tidak kenal sama sekali,” ujar mantan menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tahun 2004-2009 itu.

Selain Taufiq, KPK juga turut memeriksa Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI Teguh Juwarno buat tersangka Andi Narogong.

Sama seperti Taufiq, dalam surat dakwaan, Teguh adalah salah sesuatu pimpinan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat yg ikut dalam rapat pada Mei 2010. Politisi yang berasal Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga diduga menerima 167.000 dollar AS dari proyek e-KTP.

TV Salah sesuatu aturan yg masih alot dibahas adalah presidential treshold atau ambang batas pencalonan presiden.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Anda sudah membaca berita Mantan Anggota DPR Taufiq Effendi Bantah Ikut Pertemuan Bahas Proyek e-KTP. Silahkan Bagikan berita ini. Baca juga berita lain tentang Nasional lainnya.

Related Posts

Comments are closed.