Dijadwalkan Jalani Pemeriksaan KPK, Agun Gunanjar Masih Di Sukamiskin

 Nasional

BANDUNG, – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang berasal Fraksi Partai Golkar dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini, Kamis (6/7/2017).

Ketua Pansus Angket KPK itu mulai diperiksa sebagai saksi bagi Andi Agustinus alias Andi Narogong, dalam masalah dugaan korupsi proyek e-KTP.

Namun, hingga pukul 11.50 WIB, Agun masih berada di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat bagi menemui napi koruptor.

Kunjungan ini dalam rangka meminta informasi dari para terpidana masalah korupsi terkait proses penyidikan yg dikerjakan KPK terhadap mereka.

Berdasarkan informasi sejumlah saksi, Agun disebut menerima 1,047 juta dollar AS terkait proyek e-KTP.

Baca: Terseret Kasus E-KTP, Agun Percaya Diri Jadi Ketua Pansus Angket KPK

Uang dibagikan setelah anggaran pengadaan e-KTP disepakati sebesar Rp 5,9 triliun.

Menanggapi jadwal pemeriksaan KPK yg bersamaan dengan kunjungan Pansus Angket, anggota Pansus Hak Angket KPK, Masinton Pasaribu mengatakan, Agun sedang menjalankan tugas negara.

“Oh iya, (Agun) sedang menjalankan tugas negara. Pemeriksaan kan dapat kapan aja,” kata Masinton, di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Kamis siang.

Agun sendiri belum dapat dimintai tanggapan atas pemeriksaan yg dijadwalkan KPK, karena setibanya di Lapas Sukamiskin ia segera menemui para napi masalah korupsi.

Dalam masalah e-KTP, beberapa orang yg sudah menjadi terdakwa merupakan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Irman; dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Sugiharto.

Perbuatan keduanya diduga merugikan negara Rp 2,3 triliun.

Tak cuma memperkaya diri sendiri, kedua terdakwa juga disebut memperkaya orang lain, salah satunya Agun Gunanjar.

Dari anggaran proyek e-KTP sebesar Rp 5,9 triliun, sebesar 51 persen atau Rp 2,662 triliun digunakan bagi belanja modal atau belanja riil pembiayaan proyek e-KTP.

Sedangkan 49 persen atau sebesar Rp 2,558 triliun dibagi-bagi ke sejumlah pihak, termasuk anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat RI dan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat RI.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Terima kasih telah membaca berita Dijadwalkan Jalani Pemeriksaan KPK, Agun Gunanjar Masih di Sukamiskin. Silahkan Komentar dibawah. Baca juga berita lain tentang Nasional lainnya.

Related Posts

Comments are closed.