Temukan Penyelewengan KJP, Lapor Ke Dinas Pendidikan DKI

 Nasional


JAKARTA, –
Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bowo Irianto meminta masyarakat melaporkan penyelewengan Kartu Jakarta Pintar ( KJP). Misalnya seperti kejadian tarik tunai dari gerai-gerai yg melayani pemegang KJP.

“Tolong kita dibantu dong datanya, TKP-nya dimana dan oleh siapa, karena KJP kan buat peserta didik,” ujar Bowo, kepada , Selasa (4/7/2017) malam.

Bowo menegaskan mulai ada sanksi untuk pemegang KJP yg melakukan penyelewengan dengan menarik tunai. Sanksinya, KJP mereka dicabut dan tak mampu mendapat manfaat KJP lagi pada bulan berikutnya.

“Pada periode pencairan selanjutnya yg bersangkutan tak usah direkomendasikan bagi menjadi calon penerima KJP,” ujar Bowo.

(baca: KJP Ditargetkan Rampung Didistribusikan Juli 2017)

Bowo menegaskan larangan tarik tunai KJP tetap berlaku meski Basuki Tjahaja Purnama telah tak jadi Gubernur lagi.

“Sistem kita tetap masih sama, aturan KJP ini kan berdasarkan aturan pencairan bukan karena ada Pak Ahok atau tidak. Jadi kebijakan kita masih sama,” ujar Bowo.

TV Warga Ibu Kota hari ini (26/2) masih antre pembagian Kartu Jakarta Pintar di kantor Wali Kota Jakarta Selatan. Hari ini adalah hari kedua pembagian KJP. Kemarin warga juga mengantre dari pagi sampai sore. Meski sudah dibagi menjadi tiga sesi, para warga mengeluhkan lamanya menunggu hingga berjam – jam. Guna mengantisipasi adanya desak-desakan warga dan antrian yg mengular, pihak penyelenggara pun menyiapkan beberapa lantai gedung bagi membagikan KJP ini. Namun, pembagian ini tetap dikeluhkan warga karena mereka tetap mengantre tanpa adanya nomor antrian. Pihak bank DKI mengimbau warga yg telah terdaftar tidak perlu takut tak kebagian karena KJP juga mulai dibagikan di sekolah. Pemandangan antrean warga mengambil KJP telah kelihatan sejak Sabtu kemarin. Warga mengantre di beberapa lantai di gedung Wali Kota Jakarta Selatan. Warga mengaku harus berdesakan bagi mampu masuk ke dalam ruang serba guna Wali Kota Jakarta Selatan karena tak adanya nomor antrean. Menurut warga, sebelumnya pada tahun dahulu KJP dibagikan di setiap sekolah, namun tahun ini KJP diambil di kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

Sumber: http://megapolitan.kompas.com

Anda telah membaca berita Temukan Penyelewengan KJP, Lapor ke Dinas Pendidikan DKI . Silahkan Bagikan berita ini. Baca juga berita lain tentang Nasional lainnya.

Related Posts

Comments are closed.